Rabu, 15 Juni 2016

Ayam-Ayam Perantauan

Ayam-ayam berkokok tanda pagi datang, tapi dimanakah aku bisa dengar lagi suara ayam? di tempat pemotongan hewan-kah? atau di tempat peraduan? ataukah aku harus mencari kerumah sebelah, rumah sang kakek yang telah lama mati. Nasib ayam tinggal di perantauan. Meninggalkan sejuknya suasana desa dan nikmatnya cacing segar yang terkubur di dalam tanah. Disini hanya ada sampah. Dikeruk-pun hanya akan mendapatkan belatung. Nasib ayam tinggal di perantauan. Merindu matahari pagi bersolek manis menyapa bumi. Ingatkah mereka bagaimana suasana mentari? mereka sekarang terbiasa dibangunkan dengan deru motor bersliweran. Tidak lagi menjadi pembangun sang majikan.

Nasib ayam tinggal di perantauan. Tubuh besar berlipat lemak, dihidupkan hanya untuk pemuas lapar. Suntikan-suntikan dihujam hingga mereka tampak menggiurkan. Dijual dan bernilai mahal. Nasib ayam di perantauan. Jauh dari rumah tinggal, lupa akan rasa segarnya rumput berselimut embun di pagi hari. Hingga mereka lupa cara untuk kembali. Ayam-ayam diperantauan, hidupnya adalah pengorbanan besar. Manusia melihatnya bagai makanan mewah, liur menetes tanda kejayaan dari kematian sang ayam perantauan. Mati lemas di perjalanan dalam mobil box terbuka, aroma kematian berserakan. Kematian yang hanya bisa mereka nikmati tanpa banyak kompromi.

Ayam-ayam diperantauan, beberapa lagi terlahir menjadi petarung. Petarung pemuas ego makhluk yang katanya paling sempurna di mata pencipta. Bertaji. Memilih untuk lari tapi lari kemana?. Sayap tak bisa digunakan terbang. Hanya sebagai simbol jika mereka adalah kelompok unggas. Sorak sorai penonton peraduan. Terasa gagah bagi mereka, bagai petinju di kelas berat. Pemenang akan menjadi petarung, yang kalah hanya akan jadi makanan penutup. Nasib ayam perantauan. Hanya ada pilihan hidup atau mati.

Ayam-ayam diperantauan. Dipaksa memproduksi bagai pabrik. Telur-telur bakal anak dijual. Manusia menyebutnya makanan berprotein. Protein dari campuran ketuban, darah, dan badan yang belum jadi. Mati lemas karena memproduksi. Lagi-lagi MATI. Dibuang, dibakar dan terakhir berakhir di meja makan jika sudah tidak bisa lagi menghasilkan telur. Pernahkah kita melihat dari sisi mereka?

Bodoh. Mereka hanya hewan yang diciptakan untuk menjadi makanan manusia. Siapa yang bodoh? Kamu? Kamu yang tanpa rasa bersalah menyiksa mereka. Disini siapa yang bodoh? Aku? Aku yang sedang mencoba merasakan perasaan mereka?. Klise. Perasaan? Mereka hanya hewan. Hewan yang juga ciptaan sang maha pencipta.

Ayam-ayam diperantauan, kembalilah ke desa dan bangunkan lagi sang mentari.






-Sebuah cerita fiksi nyata-
-Ayam-Ayam Perantauan-


Penulis,
A.M.P.S

Congratulations, LALA!!

Lala kesayanganku melahirkan di hari minggu tanggal 12 Juni 2016. Dia melahirkan 5 orang bayi yang secara otomatis juga merupakan keponakanku. Proses melahirkannya cukup lama. Dimulai sejak pagi hari jam 7 pagi. Tingkah broni dan lala pagi itu cukup membingungkan. Mereka yang terlihat aktif berlari kesana kemari. Broni berusaha memberitahukan sesuatu dan akhirnya aku mengerti maksud broni yang diikuti dengan cara “ngeden”-nya lala. Aku mencarikan tempat melahirkan. Karena lala tidak menyetujui tempat pilihan pertamaku, akhirnya aku pilihkan tempat lain dan dia setuju. Lucunya pasangan ini, broni selalu menunggu proses melahirkan yang lala jalani. Cukup terasa menunggu lala yang sedang melahirkan sedari pagi. Kenapa aku tidak meninggalkannya? Karena apabila aku tinggal, dia pasti akan berusaha untuk mengikutiku dan dia akan melahirkan di sembarang tempat. Aku membantu proses persalinannya agar anak-anaknya tidak keracunan air ketuban.

Pukul 08.42
Anak pertamanya lahir  berwarna coklat tua berjenis kelamin laki-laki.

Pukul 09.10
Anak kedua lahir berjenis kelamin laki-laki berwarna campuran antara ibu dan bapaknya. Coklat tua, putih dan coklat keemasan seperti ibunya.

Pukul 09.19
Anak ketiga lahir berjenis kelamin laki-laki berwarna coklat namun coklatnya tidak segelap anak pertamanya.

Pukul 10.08
Anak keempatnya lahir berjenis kelamin perempuan berwarna sama persis seperti anak nomor dua. Namun berbeda pada coraknya saja. Lucunya anak keempatnya ini BAB saat baru dilahirkan. Anak kelima dan terakhir ini adalah anak yang paling lama lahir. Selang waktu 2 jam sekitar pukul 12 siang, anak kelimapun lahir berjenis kelamin laki-laki berwarna coklat muda dan menjadi anak yang paling cengeng diantara kelimanya. Haha…

Sehat terus ya nak… 

Kamis, 09 Juni 2016

SURAT UNTUK MANTAN

Hidup berjalan seperti ini. Banyak orang yang dihadirkan dalam hidup untuk memberikan pelajaran. Teman, keluarga, lingkungan dan tentu saja, MANTAN. Mengapa mantan? Karena mantan adalah makhluk yang dikirim tuhan yang diposisikan paling dekat dengan hati dan memberikan banyak pelajaran hidup. Mantan adalah makhluk yang mengajarkan bagaimana untuk jadi dewasa. Apalagi mantan itu adalah cinta pertama. Katanya cinta pertama ga akan pernah berakhir di pelaminan. Mungkin statement ini berlaku untuk beberapa orang termasuk aku dan kamu.

Mantan didatangkan dan dibuat pergi hanya sebagai jalan untuk kita menemukan yang terbaik. Kalian yang saat ini sedang patah hatinya bahkan sedang menangis di sudut kamar, percayalah suatu saat kalian akan menertawai diri kalian sendiri atas kebodohan yang pernah kalian lakukan atas dasar cinta. Memang logika kalian tidak akan berfungsi ketika dihadapkan dengan cinta. Seketika jadi orang bodoh dan GILA karena banyak waktu dihabiskan hanya untuk senyum-senyum sendiri… hahaha… Percayakah kamu dengan cinta sejati? Dulu aku pernah percaya bahkan sangat percaya sampai seketika Negara api menyerang. Dari jamannya Andra and The Backbone hits dengan lagu Sempurnanya hingga jaman Tulus dengan hitsnya sepatu. Apakah kini aku masih percaya cinta sejati? Haha aku berusaha tidak mengambil risiko menghancurkan hatiku untuk kedua kalinya. Hanya cukup mencintai sewajarnya seperti matahari yang mencintai bumi, selalu datang tanpa bumi memintanya untuk datang. Tidak akan ada lagi cinta seperti memaksa ular piton menjadi kupu-kupu… #LOL

Aku gak tau bakal seperti apa sekarang jika saat itu tuhan tidak mengirimkan kamu kehidupku. Mungkin saja aku masih hidup dengan keegoan dan ambisi-ambisiku. Mungkin saja dia yang sekarang ada dalam hidupku akan sangat sengsara menghadapi aku yang dulu. Haha..
Aku tidak pernah lari dan tidak berusaha untuk lari dari masa lalu. Aku hanya akan menghadapinya. Responku terhadap masa lalu tidak lagi tegang dan baperan seperti dulu. Sudah ku bilang kali ini aku lebih dewasa.. haha.. Aku lebih suka meresponnya dengan candaan dan tawa, bahkan kadang terlalu asik menertawakan diri sendiri. Bagaimana dengan mimpi kalian yang belum terwujud? Nah, darisana aku dapat pelajaran. Aku jadi terbiasa tidak menggantungkan harapan pada siapa-siapa. Karena pada akhirnya orang yang sangat bisa diandalkan adalah diri kita sendiri. Diri sendiri tidak akan pernah menghianati. Dia akan setia sejauh kita mau berusaha. Kata orang wanita itu lemah? NO! itulah mengapa kalian para wanita musti dan kudu tangguh! Agar ga ada laki-laki di luar sana yang mampu mematahkan hati rapuhmu yang cantik itu.

          MANTAN itu adalah AGEN PERUBAHAN… haha… agennya takdir yang udah menyerah membuat kita berubah maka akhirnya dikirimlah sosok manusia yang disebut PACAR dengan beragam konflik hingga berubah status menjadi MANTAN… HAHAHA… iya kali ya… takdir itu sangat professional, si pacar yang statusnya jadi mantan itu ditempatkan dekaaaaaatt banget di hati trus dengan mudahnya dia nikam-nikam hati gue dengan belati sampe berdarah-darah. Hmmmm Tan Tan… Elu jahat banget. Gitu pemikiran ku dulu tentang elu tan. Tapi kini gue lebih sangat bersyukur elu dateng trus pergi trus dateng lagi trus pergi lagi gittuuuuuuu terus sampe babi bisa terbang dan ikan punya kaki dan akhirnya benar-benar pisah. Ahhhhh… bahasa jadi amburadul gara-gara elu tan. Intinya mantan berperan besar dalam hidup lu dan lu musti sadari itu. Kalian yang saat ini masih tersakiti, yang gatau kabar pacar kalian lagi dimana apalagi yang sekarang lagi nge-GAP pacarnya selingkuh, nikmatin aja ya. Semua itu akan memberikan kalian pelajaran. Eeehhhh tapi jangan ujug-ujug kayak sinetron main bunuh diri-bunuh dirian ya… reputasi meeeeennnn…  saat lu menjadi terkenal karena imej “itu anak yang mau bunuh diri karena mantannya” disana lu terlihat mengenaskan sis. Haha…  ulangin kata-kata gue… MENGENASKAN!!!!!

                Aaaaaahh seandainya elu ga pernah hadir di hidup gue tan, kali aja sekarang gue ga akan menemukan keluarga lain yang menganggap gue sebagai anaknya sendiri, bertemu pacar yang bisa gue jadiin temen tukar pikiran dan ngerti arah pikiran gue. Beruntungnya gue ya tan… elu kapan move on… move on dong. Bahagia sana. 

Rabu, 18 Mei 2016

#S.O.S. Save Our Sisters


"Ajari laki-laki untuk tidak memperkosa, bukan ajari perempuan cara berpakaian. Ini adalah perubahan paradigma, perubahan yang harus kita lakukan"

"Maraknya kekerasan anak dan perempuan adalah wajah kita cermin sakitnya keadaban sosial manusia. Simaklah fakta yang ada di depan mata, pelakunya kerap keluarga dan tak jarang anak-anak di bawah usia. Perkosaan, incest hingga mutilasi menjadi massal di tengah kecamuk modernisasi hidup yang banal. Negara jelas harus melakukan tindakan nyata bukan hanya mekanisme penghukuman belaka. Pemberatan hukuman dan pengebirian semata belum tentu mampu menghasilkan efek jera. Kekerasan anak dan perempuan adalah masalah sosial tak bisa ditangani hanya dengan pengaturan legal formal. Ruang publik kita membutuhkan pembangunan keadaban dan pendidikan sosial tak diraih dengan jalan instan. Menyalahkan masalah pada keluarga atau perempuan hanya menunjukkan kepicikan melihat persoalan. Tolong jangan tenangkan kekerasan ini dengan kebisuan atau sekedar pengaturan. Mari kita bicara dan menunjukkan kepedulian".

 
https://www.youtube.com/watch?v=1_6c-EB4T5o

Selasa, 01 Maret 2016

KEBAHAGIAAN DI AWAL 2016

Entah kenapa malam ini rasanya cukup bahagia. Bahagia atas banyak hal. Bahkan melihat cicak di dinding kamar dengan lahapnya berburu nyamuk pun bisa membuatku bahagia. Banyak yang aku lakukan di awal tahun 2016 ini. Dari mulai sadar akan kesehatan dan pentingnya bergerak, hingga tesis kini sudah di depan mata. Horeeee.... yaphss... aku sudah semester 3 dan semester depan aku musti tamat! HARUS! bukannya bosen sekolah maaakk... bayar SPP nya itu loo... haha... yaphs aku membiayai kuliahku sendiri dengan gaji hasil kerjaku. Kadang ingin ini itu seperti kebanyakan anak muda seumuranku, tapi akhirnya sadar jika kuliahku juga butuh di danai... hahaha... tapi aku sangat menikmati semua ini.


Mulai awal februari aku komitmen untuk sehat. Aku mulai freeletics. Awalnya aku liat gerakan-gerakannya di pinterest. Namun, akhirnya aku bertemu dengan komunitasnya. Teman semasa kuliahku S1 dulu adalah coach nya... hehe... aku rutin setiap hari olahraga dirumah. Kebetulan juga bulan kemaren masih libur kuliah dan punya energi berlebih. Jadi daripada aku habiskan buat males-malesan, aku habiskan saja dengan memeras keringat. Hasilnya lumayan. Aku sempat menimbang berat badanku di akhir bulan februari di PMI Sanglah. Kebetulan saat itu aku menemani sang pacar untuk donor darah. Turun? benar sekali. Dulu berat badanku 68 kg. Sekarang berat badanku 66 kg dengan tinggi badan 173 cm. Bahagia banget lahh... intinya adalah jaga pola makan. Aku cukup parno dengan hal makan memakan. Setiap kerja aku selalu membawa bekal, berhubung juga aku veget jadi aku hanya ingin memastikan semua yang aku makan adalah makanan. Haha...
Aku cukup parno dengan yang namanya gula. Aku tidak minum teh ataupun kopi bahkan susu. Kadang meminum mereka membuat aku merasa bersalah kepada badanku... rasanya kembali memberikan lemak padahal sudah susah-susah aku menghilangkannya. Tapi aku belum bisa move on dari yang namanya yupi... huhu....


 menyempatkan freeletics sepulang kuliah

Kebahagiaan lainnya adalah, akhirnya kakakku melalui ujian skripsi dan lulus dengan nilai A... horay!! setelah sekian lama... Senang rasanya lihat wajah sumringahnya... terbaca beban-beban rasanya rontok semua...


Kebahagiaan lainnya adalah bertemu mereka lagi yang dulu kos-annya jadi markas nongkrong waktu masih kuliah S1 di bukit. Bukit berbungaaaa, bukit yang indah. Indah. Indah banget dengan panas menyengatnya yang khas... hihi...


Kebahagiaan lainnya adalah ketika masih bisa melihat mereka bahagia, sehat dan masih antusias menyambut kedatanganku, walaupun broni dan unyil sering berantem memperebutkan lala...

Unyil
lala

broni



















































































































Oh ya, tahun ini umurku sudah 23 tahun.. Sudah semakin tua... TUAAAAA.... ibuk, adik dan ajik kasi suprise buat aku... love them so much,, Selain itu di tanggal 7 Februari 2016, dilaunchinglah media sosial untuk STT. Wija Adnya. Semoga STT kami semakin dikenal banyak orang, dan semoga bisa menyebarkan semangat-semangat kebersamaan kepada yang lainnya. Semoga kami semakin solid.


Kebahagiaan lainnya adalah dia tetap sehat, tetap dengan donor darahnya, tetap dengan kreatifitasnya dan dia masih bersamaku... hihi...




Oh ya dia juga ulang tahun di awal tahun looo... yang ke 27... sehat dan bahagia selalu yaa... semoga kamu mencapai apa yang kamu impikan... *KISS*
Awalnya emang gatau mau kasih apaan, tapi berhubung dompet lamanya sudah terlihat lusuh, dan sangat tidak cocok dengan penampilannya yang apalagi sekarang dia sudah bekerja dan aku pikir dia perlu penampilan yang lebih profesional... Menurutku dompet kulit polos coklat sangat cocok dengannya...



Diakhir bulan februari, dia berkesempatan untuk ikut ke jakarta membahas mengenai Legian Beach Festival. Akhirnya disana dia menemukan belahan jiwanya... Je Be El. hmmmm Aku mempunyai pesaing lagi selain kamera Xiaomi nya... LOL... haha



Kebahagiaan lainnya adalah melihat bersatunya pemuda dan warga banjar dari ketiga banjar di desa adat legian karena masalah reklamasi teluk benoa. Bahagianya adalah ketika melihat mereka semua bersatu untuk satu tujuan bersama. Mereka melupakan yang namanya perbedaan bahkan melupakan masalah-masalah masa lalu yang pernah terjadi antara mereka.

Kebahagiaan lainnya yang aku lalui diawal tahun 2016 ini adalah akhirnya bisa makan ini yang namanya tempe bakar paling enak. sumpah enak banget. Apalagi sambel ijo ditambah plecing kangkungnya... yipiiii.... 


Kebahagiaan lainnya yang aku dapatkan di awal tahun 2016 ini adalah orang tuaku dan adikku juga dalam keadaan sehat walafiat dan semoga mereka selalu dalam keadaan bahagia. Ohya kebahagiaan lain yang aku terima adalah akhirnya aku bisa nonton film inside out. Film yang menceritakan bahwa bersedih dan menangis itu perlu.... huhu... sangat berterimakasih kepada orang yang menciptakan film tersebut dan berterimakasih atas semua kebahagiaan yang aku dapatkan di awal tahun 2016 ini. Walaupun kadang ada batu sandungan, tapi aku cukup menikmati kakiku terluka karena menyandungnya... hahaha....



Senin, 16 November 2015

BALEGANJUR PUSPEM NOVEMBER 2015

Kemarin pemuda kami dari ketiga banjar (Legian Kaja, Legian Tengah dan Legian Kelod) sebagai Duta kecamatan kuta di kategori umum mengikuti lomba baleganjur di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mengwi. Hari sebelumnya mereka melaksanakan gladi resik di Puspem.




Setelah selesai latihan, para penabuh dan team kembali ke legian, tetapi tidak dengan aku. Sang pacar mengatakan bahwa dia lupa beli "straples" akhirnya pada malam itu juga aku membelikan untuknya agar setelah gladi dia bisa istirahat dan menjaga kondisinya untuk lomba esok harinya. Untung saja di clandys deket rumah padangsambian menyediakan straples, kemudian aku bawakan untuknya ke rumahnya di legian.


15 November 2015, Bernamakan Bala Jaya Swara Sandi, sebagai Duta Kecamatan Kuta, para penabuh yang telah berlatih selama kurang lebih 2 bulan akhirnya dihadapkan pada hari yang sangat ditunggu-tunggu. Mereka bangun pagi-pagi sekali. Harus berkumpul pukul 6 pagi untuk sembahyang, dan entah apa lagi yang mereka persiapkan hingga menunggu waktu lomba pukul 6 sore. Mereka berhias di kantor DPRD Puspem.

Anggota STT. Wija Adnya yang tergabung dalam Bala Jaya Swara Sandi

Anggota STT. Wija Adnya dengan Kelian STT. Wija Adnya

Aku sampai di Puspem sekitar pukul 1 siang dan ternyata semua penabuh sudah mulai berlatih. Senang melihat semangat mereka dalam mengikuti perlombaan itu. Mereka berlatih di utara basement parkir kantor DPRD. Semua tampak sibuk. Setelah mereka selesai latihan dan makan, aku menyempatkan diri untuk berfoto bersama sang pacar yang cakep tapi nyebelin sedunia tapi sayaaaaaangggg... ngangeniiiinnnn...


Puja dan Suryadi


Menunggu hingga pukul 4 sore untuk mereka sembahyang agar semua dilancarkan. Beberapa penabuh memasang wajah tegang, beberapa lagi santai karena mungkin sudah terbiasa menghadapi perlombaan seperti ini.

menunggu giliran sembahyang
Perlombaan ini terdiri dari 21 hingga 22 peserta dan BJSS mendapat nomor undi ke 8. Dari peserta nomor 1 hingga 7 semua bagus-bagus dan kemudian tibalah giliran BJSS team.






Sebenarnya masih banyak foto lagi karena aku tidak ingin kehilangan satu moment pun dari mereka dalam acara ini. Aku cepat terkesima oleh anak-anak muda seperti mereka yang berani tampil di depan umum dengan kreatifitas mereka. Ketika lomba usai, terlihat jelas wajah-wajah lelah mereka. Namun, moment seperti ini tidak boleh dibuang sia-sia dengan capek kan... hehe...
Setelah istirahat, mereka kembali lagi ke gedung DPRD untuk mengganti pakaian. Namun, aku tidak ingin moment ini hilang begitu saja untuk mereka.






deduk, wahyu darmika, me, suryadi putu, puja astawa

Akhirnya terlewati juga lomba ini. Setelah mereka berganti pakaian dan makan selanjutnya mereka berkumpul untuk diberikan hadiah kecil yang mampu membuat mereka kembali tersenyum seakan lelah tidak ada lagi, Pengumuman juara diumumkan malam itu juga, jadi kami menunggu dengan harap-harap cemas. Kami menghabiskan waktu sambil berkeliling melihat pedagang dan membeli beberapa.
Sekitar pukul sepuluh malam, pemenang lomba baleganjur pun diumumkan tapi sayang kami tahun ini tidak bisa membawa pulang juara namun salut dengan perjuangan mereka. Semoga di tahun-tahun berikutnya team BJSS dapat bertanding lagi dan meraih juara pertama... wuhhuuuuu... amin amin amin. BRAVO!!!

Sabtu, 26 September 2015

How We Met?

Bertemu kalian dan menjadi bagian dari kalian adalah berkah tuhan...
Hei para gadisku... kita dulu dipertemukan dengan berbagai cara. Ada yang dimulai dari perkenalan yang tidak disengaja, ada pula yang dimulai dari pikiran "ih orang ini lo... -_-" hahaha...
Pertemanan kita sudah terjalin sejak kuliah S1 di Universitas Udayana.
Ospek adalah awal perjalanan kita. Dimulai dari ospek universitas, ospek fakultas sampai ke ospek jurusan. Kita mulai perjalanan kita pada masa ospek fakultas. Aku merupakan anggota ton 3, di ton ini aku dipertemukan oleh teman-teman baru. Ospek itu sebenarnya masa gradag grudug yang dimana badan sih udah masuk kampus, cuman jiwa anak SMA masih terbawa.. haha
Disini aku bertemu dengan salah duanya sri astini dan gungmas pratiwi. Asti adalah pribadi sederhana, cerdas, ramah, dan aku salut dengan perjalanannya. Gung mas pratiwi orangnya seru, apapun ceritanya bisa jadi seru banget... hahhaa... Gung mas adalah seorang announcer di Pak Oles FM. Tidak hanya cerita pertemanan yang terjalin, tetapi cerita cinta pun juga terjalin di tengah-tengah keribetan ospek mempersiapkan KBBM (Kemah Bina Bakti Mahasiswa). Gung mas dan ganesh sama-sama berasal dari ton 3 dan cerita cinta mereka masih terjalin erat hingga saat ini.



Ini kami beberapa cewek-cewek dari ton 3 ketika latihan di art center



anggota ton 3 ketika mengikuti kegiatan KBBM


Akhirnya KBBM usai, ospek dilanjutkan dengan yang namanya inisiasi. Inisiasi adalah ospek jurusan dan ospek ini adalah ospek yang paling amat sangat teramat berkesan bahkan masih terpatri indah di pikiranku setiap halnya. Sebelum aku tua dan pikun, jadi aku ceritakan saja yaa semua kekonyolan yang terjadi ketika itu... LOL


Oke, begini ceritanya, ospek inisiasi ini adalah ospek yang berlangsung ketika perkuliahan sudah dimulai. Capek makkkk abis kuliah trus dikumpulin di bawah terik matahari bukit jimbaran yang menyengat. Aku selalu buat penugasan dong dan aku slalu hadir bahkan aku ga ada yang namanya cerita sakit-sakit biar aman gak dijemur. Entah aku lupa ketika itu pengumpulan ke berapa, kami dikumpulkan di ruang kelas lantai 4 di bukit, ruangannya cukup luas, sekat kelasnya bisa dibuka sehingga mirip seperti aula mini. Ketika itu para senior menyuruh kami untuk menunjukkan penugasan yang telah dibuat dengan aba-aba tugas satunya dipegang di tangan kiri dan satunya lagi di tangan kanan trus kami disuruh mengangkat tangan kami tinggi-tinggi. Tinggiiiiiiiiiii banget sampe tangan kami pegal semua. Entah kenapa ketika itu senior nyuruh saya maju dan berdiri di depan kelas bersama teman lainnya. Aku berdiri di paling pojok timur dan dibelakang salah satu teman. Senior tetap menyuruh kami mengangkat tangan tinggi-tinggi. Entah kenapa juga ketika itu aku tergelitik akan sesuatu yang agak sedikit lucu yang aku gatau apa itu. Pokoknya pingin ketawa aja ketika itu. Seketika seorang senior menghampiri aku dan bentak-bentak aku karena menahan rasa ingin tertawa. Aku sebenarnya berusaha menghentikan rasa lucu itu namun aku tak kuasa. Aku malah semakin ingin tertawa ketika senior itu membentakku. Senior lain yang ada disanapun ikut menghampiriku dan mereka satu persatu membentakku karena aku yang senyum-senyum berusaha menahan tawa. Ketika itu datang seorang senior cewek, Dia pas ada di depanku. Kita sebut saja namanya "bunga". Senior itu lebih pendek dari aku dan lebih kecil badannya dari aku, dia membentakku dengan suaranya yang super nyempreng. Disanalah aku semakin berusaha menahan rasa tawa. waahahahhahaa...

Semua senior mungkin jengkel denganku, akhirnya seorang senior memanggilku dan memerintahkanku untuk naik ke atas bangku. Aku ingat saat itu aku menggunakan jeans dan baju hitam satin polkadot dengan ornamen pita di sekitar leher. Karena aku tinggi dan ditambah dengan naik ke atas bangku, tentu saja aku jadi pusat perhatian teman-teman peserta inisiasi ketika itu. Entah apa yang aku pikirkan ketika itu sehingga menjadi sangat lucu. Aku pernah ada di posisi mereka sebagai senior dan aku pernah ikut menjadi panitia ospek ketika SMA, jadi aku tidak terlalu takut ketika mereka marah-marah, karena bagiku itu semua hanya settingan aja biar mereka keliatan tegas, Cuman sayangnya beberapa senior bukannya terlihat tegas tapi malah terlihat galak gak karuan-karuan hahahaha itulah salah satu alasan yang bikin aku tertawa ketika itu. Seusai pengumpulan itu, dihari-hari berikutnya aku berpapasan dengan senior cewek yang cempreng ketika pengumpulan inisiasi. Dia dengan muka juteknya menatapku dengan tajam. hahaha... entahlah ada yang bilang aku TO "target operasi" tapi aku merasa biasa aja. Puncak inisiasipun tiba, keadaan paling bikin ngantuk adalah denger ceramah di siang bolong diantara pohon-pohon teduh... gaaaaadddddd aku udah merem melek ketika itu mendengarkan ceramah. Aku minta ijin ke senior untuk ke toilet cuman untuk membasuh mata dengan air tetapi hal itu tidak membantu, malah tambah ngantuk maaaakkkk... akhirnya aku buka snack yang diberikan kepada panitia, aku mencari sesuatu yang bisa buat aku terjaga dan akhirnya aku menemukan SEBUAH CABAI MERAH terkaput dalam plastik risoles horeeeeee... aku gigit perlahan-lahan cabai itu agar pedasnya membuat mataku terjaga.


Kuliaaahhh, Kuliaaaahhhh, Kuliaaaaaahhhhhhhhhhh
Ospek terlewati dengan baik dan dengan kesan yang cukup membekas. Semua kembali normal. Senior-senior yang ketika itu masang wajah galak, kembali ke karakter awalnya. Kan bener kataku kalau marah-marah mereka hanya setingan. Perkuliahan dimulai tanpa adanya tugas ospek dan itu membahagiakan. Di kampus bukit jimbaran, di depan ruang absen gedung IA Ekonomi Unud. Aku bertemu lady dan krista. Mereka bersama seorang anak baru yang ternyata pindahan dari fakultas lain di Unud. Kami berkenalan dan dia menyebutkan namanya dwimas. Itulah awal pertemuanku dengan dwimas sedangkan lady dan krista memang kami sering berada pada kelas yang sama. Semester satu, semua jurusan dari manajemen, akuntansi dan ekonomi pembangunan berkumpul jadi satu di kelas yang sama. Aku masuk ke kelas, jika aku datang lebih awal pasti aku duduk di deretan nomor dua atau tiga. Jika aku terlambat, yasudaaaaahhh cari tempat duduk kosong paling belakang.. hahaha...

Ketika semester awal, ada 4 orang yang bisa dibilang geng yang dimana mereka selalu memakai baju yang seragam. Misal, satu pakai baju warna putih, semua pasti pakai baju dengan warna yang sama. Dua orang anggotanya bernama Yolanda Simangunsong dan Ayu Janiantari. Awalnya aku pikir "ihhh apa orang-orang ni, pakai baju kayak kembar gitu. ckckck" hahaha... disanalah awal aku tau yoyo dan jeje. Tapi ketika itu baru sebatas tau mereka. Di dalam kelas setiap mata kuliah, ada anak cewek yang kalau dia angkat tangan pasti anggun banget, menoleh saja dia sangat hati-hati karena takut poninya rusak. Dialah yenni widiastiti. Aku sering duduk bersebelahan dengan yuli kusuma dewi, yuli cewek yang pemalu, berkacamata dan baiiiikkkkkk banget. Aku juga bersebelahan dengan Nana Putri Ani yang biasa kami panggil "Blonk", Gung Gek Intan dan Pongkik. Blonk adalah cewek yang ceriwis dan rame. Logat bicaranya yang mendok bali sangat kental, suaranya agak serak-serak basah jadi terdengar seksi di telinga. Bisa dibilang dia cewek machooo!! hahaha... Gung Gek Intan dengan rambut bergelombang berwarna merah dan seringkali pongkik ada disebelahnya. Entah mengapa seperti itu,.. hahahaha... pongkik adalah satu-satunya cowok di cerita ini. Mengapa? karena selain dia ada sederet dengan kami, dia juga partner in crime ku dan gung gek intan... haha.. Banyak hal lucu yang kami alami terutama saat ujian. Biasanya Lady Andini, Aku, Pongki dan Gek intan selalu sederet. Ketika ujian dan kami tidak tau jawaban, kami pun mulai mengarang indah, mengaraaaang seindah mungkin. Walaupun kami gatau apa yang kami tulis, tapi setidaknya kertas ujian penuh dengan tulisan,,, hahaha... Pongkik, dia satu-satunya cowok di deretan ujian kami. Dia nyempil diantara para bidadari... haha dia paling rusuh kalo udah ujian apalagi kalo gatau jawaban dan nyontek ke temen sebelah, dia pasti paling ribut sampe dulu dia pernah berapa kali ditegur dosen pengawas... hahaha... sumpah lucu banget inget kejadian itu.


Ayik rangkan, Aku, Nana Putri Ani (Blonk), Gung Mas Pratiwi, Sri Astini
Kegiatan ketika jadi panitia Bazzar Akuntansi di Breaktrough Resto Mahendradata



Gung Mas Pratiwi, Yuli Kusuma Dewi, Dek Ria, Aku, Gung Gek Intan, Indah
ini waktu kami mau nonton bareng



Trisna dwiyanti, gadis yang juga bisa dibilang pintar di kelas. Terbukti dengan cerita teman-teman SMA nya. Norisa, putih, mungil, dan cerdas. Norisa memiliki ciri khas pada ketawanya dan cara berbicaranya... haha... Ketika itu, kami belum seakrab sekarang. Ketika itu kami hanya sekedar kenal dan tau mereka hingga akhirnya kami masih berteman hingga sekarang. Aku juga sebenarnya lupa apa yang membuat kami sangat dekat seperti sekarang. Seiring berjalannya waktu, magnet di dalam diri kita masing-masing semakin saling tarik menarik satu dengan yang lainnya. Kami sering jalan bersama, kadang kami saling nebeng untuk berangkat kuliah. Lady Andini, Dwimas Sukma Agung, Yenni Widiastiti, Yolanda Marsyella Simangunsong, Trisna Dwiyanti, Norisa, Kristayani dan Ayu Janiantari. Dari mereka akhirnya aku mengenal Yessi Christina dan Cok Mas Amerta Dewi.




Yessi, Lady, Cokmas, Norisa, Yenni, Dwimas, Yolanda, Trisna, Aku


Foto diatas tadi diambil di pizza hut gatsu timur dalam rangka ulang tahun yenni widiastiti. Foto ini diambil oleh adiknya yessi yang ikut ketika itu... hehe..
Ini foto ketika aku, lady dan yolanda menjadi panitia dalam suatu kegiatan. 



Happy birthday yoyo, ini tampang yoyo ketika dapet surprise dari kami... haha semoga bahagia selalu ya sayang...


Bisa tebak ini siapa? inilah lady andini... satria baja hitam. Ini tempatnya di kampus bukit jimbaran. Setiap kuliah beginilah penampilan kami. Berjaket, berkaos kaki, berslop tangan dan pastinya berhelem yaaa... haha



Foto dibawah ini diambil saat ulang tahun yenni. Ini tempatnya di rumah yenni. Cuman yenni gak comeng-comeng kayak yoyo... haha






Ini waktu kita kundangan ke pernikahan Patrisia Anggie dan Leo.

                                      


Kalian Teman Terbaik diantara yang Terbaik
Semua berjalan begitu saja, Aku semakin mengenal kalian dan karakter kalian. Kita saling menerima satu sama lain, kadang kita berbeda pendapat, namun kita tetap bersama. Aku juga baru tau ternyata kesan awal kalian terhadapku itu bisa dibilang buruk... hahaha... terutama yenni yang mengira aku anak nakal dan pemberontak karena saat inisiasi jurusan aku disuruh naik ke atas bangku oleh senior karena senyum-senyum dan bahkan dia masih ingat baju yang aku kenakan ketika itu. Lady memiliki kesan awal kalau aku orangnya jutek dan cuek... hahaha... tapi setelah sekarang kenal lama, udah gak berpikir gitu kaaannn... hahaha...
3 setengah tahun kita berkuliah di Fakultas Ekonomi yang sekarang menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Reguler Bukit Jimbaran, akhirnya kita mulai pada kesibukan menyusun skripsi dan sampailah kita pada titik dimana kita mengira hari itu adalah hari terakhir kita bertemu. KITA WISUDA.


Kita lulus, kita diwisuda bersama walopun beberapa sudah mendahului mengikuti wisuda sebelumnya. Kita bahagia namun juga sedih. Apakah perjalanan ini akan berhenti sampai disini saja? apakah setelah ini kita akan menjadi orang asing seperti dulu sebelum kita mulai kenal? pertanyaan yang selalu mampir kepadaku selama acara wisuda dimulai. Tapi tidak. Kita menyempatkan diri berkumpul sebelum yessi mulai berangkat ke Jerman untuk mengambil beasiswa bahasa disana. Kami berkumpul di sebuah restoran di jalan dewi sri. Tempatnya bagus, Aku, lady dan dwimas yang sampai terlebih dahulu. 

                                       
                                      

                                       

Kita berfoto-foto di semua sudut restoran, untungnya juga mbak waitress restorannya baik hati membiarkan kita dengan kealay-an kita berfoto kesana kemari. Restorannya cantik, cewek banget. Banyak ada kue yang lucu dan tinggi-tinggi. Setelah beberapa lama, mereka pun datang dan tidak lupa kami mengambil foto sebelum yessi meninggalkan kami ke Jerman.

                                       

                                       

Yessi pun meninggalkan kami dan memulai kehidupan barunya di Jerman. Orang kedua yang akan meninggalkan kami adalah Norrisa... Ia akan melanjutkan studi di Scratchlyde University Inggris. Ketika itu norisa menghubungiku ingin meminjam sesuatu yang aku lupa apa itu. Dia tumben-tumbennya ingin menghampiriku, aku bilang kalau aku taruh di rumah dwimas saja karena ketika itu aku memang jarang ada dirumah. Aku berjualan online ketika itu jadi selalu di jalanan saja. Sepulang dari mengantar barang jualan kepada pelanggan, akupun mampir ke rumah dwimas untuk menitipkan permintaan norisa. Aku berada di depan pintu pagar rumah dwimas namun tidak ada yang membukakan aku pintu. Aku pun masuk saja. Kubuka gerbang rumahnya dan aku menuju kamar dwimas. Aku buka pintu kamarnya dan ternyataaaaaaaaa..... ternyata di dalam kamar ada yenni, lady, norisa, dan dwimas yang niatnya menyiapkan surprise untukku tapi malah mereka yang kaget karena kedatanganku... hahahahaa
Aku tidak menyangka mereka mempersiapkan ini dan meminjam buku hanya alasan norisa agar aku datang... hahaha... mereka manis bangeeeettt... huhu... cuteeee... walaupun mereka telat merayakan ulang tahunku, tetapi ini sungguh berkesan dan membuat aku terharu. Terimakasih sayang-sayangku...

                                                 

                                                  





Kita sering berkumpul di rumah yenni hanya untuk sekedar berbagi cerita-cerita pribadi bahkan tidak ada lagi rahasia yang kita sembunyikan.

                                         


Setelah kurang lebih setahun di Jerman, Yessi pun kembali namun ia tidak lama ada di Bali, Yessi hanya beberapa hari ada di Bali. Kamipun memanfaatkan moment itu dengan baik. Tapi sayang, ketika itu norisa sudah berada di Inggris untuk melanjutkan studinya. Kami berkumpul di sebuah restoran di jalan dewi sri Kuta hanya untuk sekedar makan malam bersama sekaligus melepas kangen dengan yessi. 




Yessi kembali meninggalkan kami tapi kami bahagia karena Ayu janiantari akan segera menikah dan kami akan memiliki keponakan kami yang pertama. Aku sungguh bahagia. Akhirnya Jeje yang bisa dibilang paling "buang" diantara kami bersepuluh menikah juga... hahahaa...
                                    
Kamipun akhirnya memiliki keponakan pertama kami dan Ayu janiantari memberikannya kepada kami... Gung de namanya... Anak laki-laki imut lucu... jidatnya mirip jeje, idungnya juga, pipinya juga deh,, haha,,, akhirnya aku menjadi tante... Bahagia rasanya bersama kalian ketika kita masih alay hingga sekarang salah satu diantara kita menjadi seorang ibu.


Ketika itu, kita berencana untuk menonton film horror di beachwalk namun tiket habis dan kemudian dengan kecepatan bayangan kita segera meluncur ke gallery dan untungnya kita mendapatkan tiketnya. Kita hampir ga pernah yang namanya nonton film horror, ini pertama kalinya kami nonton horror dan kalian tau apa? tempat yang tersisa hanya kursi paling depan... hahahhaa
Sumpah kita sangat konyol ketika itu, hanya kita yang berteriak ketika film baru saja mulai di iklan pembuka... Orang-orang menertawai kami... ROTFL hhahahaa... tapi, lupakan nikmati... haha..
Kita yang menonton film sambil menutup wajah dengan tas dan menutup telinga dengan kedua jari hahaha... kita ini udah gak berani nonton tapi sok-sok'an aja nonton horror.
ini ketika jam nonton belum mulai. sambil menunggu film, 
kami makan sebentar dan SELFIE



Film horror selalu membangkitkan keparnoan kita. Setelah film selesai, kamipun ke toilet bersama-sama dan ngantre panjaaaaaanggg banget. Ketika itu kami nonton yang midnight.


Setelah selesai, kita tidak lupa mengambil beberapa selfie untuk kenang-kenangan. Kamipun kembali ke parkiran, namun saat itu karena midnight, mall sudah terkunci jadi kami pulang lewat gedung yang belum rampung. Sumpah tempatnya ngeri banget, gelap dan hanya kami bertiga yang ada disana. Untung gak ada hal yang tidak diinginkan. Kami pun segera pulang dengan segala keparnoan kami... fiuuuhhh...


Ketika itu adalah hari pernikahan kak agus, kakak kandung dari ayu janiantari. Ayu jee mengundang kami dan kami hadir dalam acara itu. Beginilah tampang kami setelah lulus dan mulai menjadi pekerja. Yoyo datang dengan kang mas nya yang biasa dia panggil abang... cute couple...


Hei yenni... selamat ulang tahun lagi yaaa... bandingkan dengan ulang tahunmu ketika masih kuliah yen... tidakkah sekarang kami jauh lebih mempesona,,,, wakakakkaa...



Ini foto terbaru yang kita ambil sebelum yenni menikah. Yenni menikah bulan depan... akhirnya yenni adalah orang kedua yang akan memberikan kami keponakan. Sebelumnya kami menjenguk cok mas yang baru saja selesai operasi telinga kiri. Cepet sembuh ya cok mas.. setelah itu kami lanjut cusss ke jalan danau tamblingan untuk beli eskrim masimo... Beginilah kebersamaan kami.



Kita bertemu ketika itu dengan segala penilaian... Kita bertemu ketika badan masih kurus dan kulit coklat. Kita bertemu ketika sedang berjuang melawan panasnya bukit jimbaran. Kini, kita sudah bekerja dan beberapa dari kita sudah memiliki keluarga sendiri. Semoga kita bisa menjadi sahabat selamanya. Aku sangat menyayangi kalian, orang-orang terbaik yang diberi tuhan kedalam hidupku.